Cabai rawit merupakan salah satu produk pertanian yang cukup penting,
memiliki market yang cukup bagus sehingga banyak yang membudidayakannya
secara komersial terutama di daerah tropis. Permintaan cabai rawit
sebagian besar terserap oleh konsumsi rumah tangga dan sebagian lagi
untuk industri. Dalam usaha budidaya tanaman ini, bibit menjadi bagian
penting yang menentukan keberhasilan, bibit biasanya dapat diperoleh
ditempat pembibitan tanaman atau dengan cara membuat sendiri. Berikut
ini sedikit ulasan mengenai tahapan dalam cara membuat bibit cabai rawit
untuk jumlah 500 tanaman.
- Tahap pertama dalah menyiapkan bibit cabai rawit. Benih ini dapat
diperoleh di toko pertanian atau bisa juga dengan cara membikin sendiri.
- Tahap kedua menyiapkan plastik polibag kecil yang banyak tersedia di
toko pertanian atau toko plastik.
- Tahap ketiga menyiapkan media tanam. Media tanam berupa tanah yang
sudah di ayak kasar (tanah pasir lebih bagus), pupuk kandang dan bisa
juga diberi sekam yang sudah dibakar dengan perbandingan 1:1:1. Semua
media dicampur, diberi pestisida tanah/tabur secukupnya (misal furadan
3G) kemudian diaduk secara merata dan didiamkan kurang lebih selama 1
minggu.
- Tahap empat menyiapkan lahan untuk tempat polibag, diusahakan lahan
ini memiliki penyinaran matahari cukup baik dari pagi hingga sore hari.
Untuk 500 polibag dibutuhkan luas lahan sekitar 1 x 2 meter persegi.
- Tahap kelima mengisi polibag dengan media tanam yang sudah tersedia,
lalu masukkan benih cabai ke media tanam kira-kira sedalam 0,5 - 1cm.
Setelah semua polibag terisi, pindahkan kelahan yang sudah disiapkan
lalu disirami secara pelan-pelan agar benih cabai tidak naik ke
permukaan media tanam.
- Tahap keenam adalah perawatan dan pemeliharan. Bibit tanaman di beri
penyiraman air secukupnya setiap hari, berikan semprotan vitamin sesuai
anjuran pemakaian produk yang anda miliki, kendalikan serangan hama dan
rumput yang tumbuh di polibag dan sekitarnya. Lakukan perawatan rutin
agar bibit tumbuh baik hingga siap untuk dipindahkan ke lahan
pertanian. Pada bagian atas tanaman sebaiknya diberi peneduh, terutama
pada masa awal pemeliharaan karena bibit belum kuat terhadap sinar
matahari secara langsung.
Begitulah kira-kira tahapannya, semoga bermanfaat dan selamat mencoba.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar